Jumat, 04 Mei 2012

Sejarah Nabi: Biografi Nabi Ibrahim

Ibrahim adalah nabi dalam agama Samawi dan bergelar Khalil Allah (sahabat Allah). Beliau diangkat menjadi nabi pada 1900 SM dan diutus untuk kaum Kaldan di Kota Ur (sekarang bernama Iraq). Di dalam buku berjudul Muhammad Sang Nabi-Penelusuran Sejarah Nabi Muhammad Secara Detail, disebutkan bahwa nama Ibrahim berasal dari dua suku kata, yaitu ib/ab dan rahim. Kedua kata itu akan membentuk arti “ayah yang pemurah”.

Ibrahim dilahirkan di Faddam, A’ram, kawasan kerajaan Babilonia pada 2.295 SM. Kerajaan Babilonia waktu itu dipimpin oleh seorang raja bengis dan zalim bernama Namrudz bin Kan’aan. Ibrahim adalah salah satu nabi Ulul azmi. Ismail dan Ishaq merupakan putra nabi Ibrahim. Mereka berdua juga di kemudian hari menjadi nabi. Ibrahim juga mempunyai cucu bernama Yaqub.


Raja Namrudz mendapat pertanda bahwa bayi yang akan lahir ini (Ibrahim) menyebabkan Namrudz mati dengan cara dahsyat. Oleh karena itu, Namrudz berencana membunuh semua bayi di tempat itu. Mendengar kabar ini, ibu Nabi Ibrahim ketakutan. Ibu Ibrahim melahirkan di sebuah gua dan bayinya (Ibrahim) ditinggalkan di gua itu. Setelah seminggu, ibunya kembali ke gua dan terkejut melihat Ibrahim masih hidup. Kemudian, Ibrahim dibawa pulang ke rumah.


Saat remaja, Nabi Ibrahim sering disuruh ayahnya menjual patung-patung buatannya. Namun, Ibrahim tidak tertarik menjualnya karena Allah telah mengilhamkan iman dan tauhid kepadanya. Pada masa Nabi Ibrahim, orang-orang di Mesopotamia beragama politeisme dan Dewa Bulan atau Sin adalah salah satu berhala yang paling penting.


Nabi Ibrahim bertekad memerangi kesyirikan kaumnya termasuk ayahnya yang juga menyembah berhala. Kewajiban pertama Ibrahim yang harus dilakukan sebelum berdakwah kepada orang lain adalah menyadarkan ayahnya. Dengan sikap sopan, Ibrahim mengatakan kepada ayahnya bahwa ia diutus Allah sebagai nabi dan rasul. Ia juga mengatakan bahwa penyembahan berhala adalah ajaran setan dan menasihati ayahnya agar menyembah Allah.


Aazar, ayah Ibrahim marah mendengar kata-kata anaknya karena menganggap Ibrahim menghina kepercayaan ayahnya. Nabi Ibrahim menerima kemarahan ayahnya dengan sikap yang tenang. Kemudian, Ibrahim keluar meninggalkan rumah ayahnya dalam keadaan sedih karena tidak berhasil menyadarkan ayahnya dari lembah syirik dan kafir.


Penolakan ayahnya tidak membuat Ibrahim patah semangat. Ia terus berdakwah menyadarkan kaumnya. Nabi Ibrahim, bahkan, berencana menghancurkan berhala-berhala yang disembah oleh kaumnya.


Setiap tahun, penduduk kerajaan Babilonia memperingati hari raya keramat dengan beramai-ramai ke luar kota selama beberapa hari. Ibrahim pun ikut diajak ke luar kota, tetapi menolak dengan berpura-pura sakit. Meliihat keadaann kota yang kosong, Ibrahim pergi ke tempat peribadatan kaumnya dan menghancurkan patung-patung semabahan kaumnya.


Setelah pulang dari luar kota, para penduduk terkejut melihat patung-patung hancur berantakan. Para penduduk ini menuduh Ibrahim sebagai pelakunya. Akhirnya, Raja Namrudz memutuskan untuk membakar hidup-hidup Ibrahim sebagai hukuman atas perbuatan menghancurkan tuhan mereka.


Setelah kayu bakar terkumpul di lapangan untuk upacara pembakaran, orang-orang berkumpul menyaksikan hukuman bagi Ibrahim. Dalam keadaan terikat, Ibrahim dibwa ke atas gedung dan dilemparkan ke dalam tumpukan kayu dengan api yang menyala-nyala. Turunlah firman Allah “Hai api, menjadilah engkau dingin dan keselamatan bagi Ibrahim”.


Ibrahim tetap tenang walaupun berada di dalam bukit api. Ia merasa dingin sesuai dengan seruan Allah dan tidak sedikit pun tersentuh api. Ini merupakan mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim. Mukjizat ini adalah bukti nyata kebenaran dakwahnya dan telah membuka mata hati sebagian kaumnya. Banyak kaumnya yang ingin menyatakan imannya kepada Nabi Ibrahim.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Selasa, 01 Mei 2012

Beberapa Keistimewaan Bulan Ramadhan

Ramadhan merupakan salah satu bulan yang paling dinantikan oleh seluruh umat muslim di dunia. Ramadhan adalah bulan paling istimewa dalam agama Islam disamping 11 bulan lain. Selama Ramadhan, setan dan iblis yang biasa mengganggu manusia dibelenggu. Manusia benar-benar dapat melakukan ibadah sebanyak-banyaknya dan sekhusyuknya tanpa godaan setan. Hal inilah yang membuat Ramadhan selalu dinantikan.

Belajar Menahan Hawa Nafsu


Selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, seluruh umat Muslim yang telah akil balig diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa. Puasa adalah sebuah bentuk ibadah yang dilakukan dengan cara tidak makan dan tidak minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Benarkah berpuasa hanya menahan lapar dan haus? Tentu tidak.


Puasa adalah menahan segala bentuk hawa nafsu terhadap suatu perbuatan yang buruk. Misalnya, marah-marah, bergosip, melalaikan salat, berbohong, dan perbuatan buruk lain. Ramadhan adalah sebaik-baiknya bulan untuk menyempurnakan ibadah. Ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadhan akan diganjar dengan pahala yang berlipat.


Allah Swt. menjanjikan bahwa kebaikan sekecil apapun di bulan Ramadhan akan dibayar dengan pahala berlipat. Bahkan, hembusan napas orang yang berpuasa dinilai sebagai sebuah ibadah. Tidur saat puasa pun dianggap ibadah selama tidak menghabiskan waktu seharian hanya untuk tidur.


Mengumpulkan Pahala Sebanyak Mungkin


Karena berbagai bentuk kebaikan di bulan Ramadhan akan diganjar pahala berlipat, banyak orang berlomba-lomba mencari pahala sebanyak mungkin. Bahkan, orang yang tadinya tergolong pelit akan menjadi murah hati di bulan suci satu ini. Ramadhan sering diisi dengan kegiatan-kegiatan khusus, seperti pesantren kilat, tadarusan, dan tentunya salat tarawih.


Keistimewaan Ramadhan


Selain beberapa hal yang telah disebutkan, bulan Ramadhan memiliki banyak keistimewaan dibanding bulan-bulan lain karena banyak peristiwa penting yang terjadi di bulan ini. Berikut adalah beberapa keistimewaan bulan Ramadhan.

Ramadhan adalah bulan ketika Al quran diturunkan yang sering disebut peristiwa Nuzulul Quran.Ramadhan adalah satu-satunya bulan yang disebutkan dalam Al quran pada surat Al-Baqarah ayat 185.Rasululah SAW memenangi Perang Badar pada bulan ini.Terjadi peristiwa penaklukkan Mekah atau Fath Mekah.Ada satu malam di bulan Ramadhan yang lebih baik dari seribu bulan atau kurang lebih 83 tahun yang dinamai Lailatul Qadar.Terjadi perintah diwajibkannya puasa yang tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 183.Terjadinya pengangkatan Muhammad sebagai rasul Allah.Bulan yang dilimpahi pahala sangat tinggi.Terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu neraka meskipun hal ini hanya bermakna kiasan atau tidak sebenarnya.Seseorang yang penuh kesungguhan dan ikhlas menjalani puasa akan diberikan pengampunan atas segala dosanya.

Itulah beberapa keistimewaan bulan Ramadhan yang patut kita ketahui dan kita amalkan. Semoga bermanfaat!

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Jumat, 27 April 2012

Kiamat: Misteri Terbesar di Muka Bumi

Indonesia adalah negara majemuk. Indonesia memiliki beberapa agama atau kepercayaan yang diakui secara hukum. Islam, Kristen, Hindu, dan Budha. Tiap-tiap kepercayaan tersebut tentu saja memiliki ajaran yang berbeda. Termasuk ketika berbicara mengenai kiamat.

Dalam ajaran agama Islam, percaya akan datangnya hari akhir atau hari kiamat adalah termasuk dalam satu di antara lima hal yang harus diimani. Lima hal tersebut dalam ajaran Islam dikenal dengan istilah rukun iman.

Datangnya kiamat adalah misteri terbesar di muka bumi ini. Berbagai dalil mengatakan bahwa hanya Allah lah yang tahu akan kapan datangnya hari kiamat. Sebagai umat-Nya hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah berperilakulah sebaik mungkin. Jalankan perintah-Nya dan jauhi larangan-Nya. Lebih dari itu kita hanya bisa menunggu dan memercayai bahwa hari akhir itu akan tiba.

Dalam beberapa buku Agama Islam, kiamat digambarkan begitu dahsyat. Dalam Al-Qur’an tepatnya dalam surat Al-Waqiah, keadaan kiamat benar-benar dijelaskan secara detail. Hal-hal mengerikan dijanjikan akan terjadi. Allah akan membuat bumi bergoncang hebat, apapun yang ada di dalamnya, seperti gunung, lautan semua akan luluh lantak.

Dalam surat Al-Waqiah tersebut dijelaskan bahwa gunung-gunung akan terlihat seperti kapas yang ditiup angin. Tidak ada satu makhluk pun yang akan selamat dari hari kiamat. Orang-orang yang sudah lebih dulu meninggal pun akan dibangkitkan dan amalnya akan dihitung secara bersamaan. Kecuali bagi mereka para Syuhada. Syuhada telah ditempatkan di sisi Allah, diberi rizki dan kebahagiaan yang abadi.

Dalam surat Allah lainnya, yaitu Al-Qori’ah. Manusia diceritakan seolah seperti laron yang berterbangan. Terlempar karena guncangan yang maha dahsyat.

Tiupan Sangkakala di Hari Kiamat

Allah telah memerintahkan Israfil untuk meniup sangkakala sebagai pertanda datangnya hari akhir zaman itu. Setelah Sangkakala ditiupkan bencana maha dahsyat akan terjadi seketika. Kekejutan makhluk akan suara Sangkakala kemudian dilanjutkan dengan hal lain yang jauh lebih mengejutkan, kiamat.

Kedahsyatan kiamat dalam surat Al-Hajj ayat 2 bahkan akan membuat ibu yang tengah menyusui akan melupakan anak yang tengah disusuinya, wanita yang tengah hamil pun akan tiba-tiba melahirkan, dan wajah anak kecil akan berubah tua karena hal itu akan mengejutkan mental mereka.

Tanda-Tanda Kiamat dalam Islam

Sebagai umat yang berpikir, Allah sudah memberikan beberapa tanda-tanda kiamat agar sebagai makhluknya kita dapat mempersiapkan amal sebanyak-banyaknya, dan agar kita tidak merugi di hari akhir nanti. Seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW, ciri-ciri kiamat ada sepuluh.

1. Dukhan atau Asap

Asap ini akan membuat orang-orang beriman bersin-bersin, dan membuat orang kafir meninggal. Asap akan muncul secara misterius dan tiba-tiba di bagian barat dan timur bumi selama 40 hari.

2. Dajjal

Dalam Al-Qur’an, Dajjal digambarkan memiliki mata yang hanya satu dan tertulis dengan jelas di keningnya tulisan “Kafir”. Dajjal akan membuat kerusuhan. Ia akan menyebarkan fitnah besar yang memengaruhi keimanan para manusia.

3. Dabbah

Sejenis binatang melata yang akan muncul di dekat Gunung Shafa. Binatang melata tersebut akan mengadu pada Allah bahwa manusia sudah tidak lagi beriman.

4. Matahari terbit di sebelah barat dan pintu tobat sudah ditutup rapat.

5. Turunnya Nabi Isa A.S.

Nabi Isa A.S akan membantu Imam Mahdi melawan Dajjal. Nabi Isa A.S juga akan membinasakan salib yang diciptakan oleh kaum-kaum kristian.

6. Keluarnya Yakjuj dan Makjuj

Mereka terdiri dari dua golongan, besar dan kecil. Mereka berada di balik tembok besi bercampur tembaga yang dibangun oleh Zul Qarnain. Mereka akan berhasil menembus dinding itu dan membuat kerusakan.

7. Gempa bumi dibagian timur. Kawasan Asia.

8. Gempa bumi dibagian barat. Kawasan Eropa dan sekitarnya.

9. Gempa bumi di Semenanjung Arab.

10. Api besar penghalau umat manusia menuju Padang Mahsyar.


View the original article here